Traditional Processing of Palm Sugar


Gula Aren

    Gula aren adalah pemanis alami yang dihasilkan dari nira pohon aren atau kelapa. Gula aren yang berasal dari nira kelapa disebut dengan gula kelapa sedangkan gula aren yang berasal dari nira enau/nira disebut dengan gula enau.
    Gula aren biasanya digunakan untuk memberi rasa manis pada makanan dan minuman, seperti kue, jajanan tradisonal, kolak, es campur dan minuman tradisional lainnya.  
     Beberapa manfaat dari mengkonsumsi gula aren, adalah :
  1.   Mengandung vitamin dan mineral seperti kalium, kalsium dan fosfor
  2.   Memiliki indeks glikemik yang rendah dibandingkan gula meja atau madu
  3.   Mengandung serat makanan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan
  4.   Mengandung anti oksidan dari kandungan fitonutrien   
    Dipasaran gula aren memiliki berbagai bentuk, seperti bubuk/gula semut, cair dan dalam bentuk cetakan batok kelapa dan cetakan bambu.  
Cetakan gula aren dari bambu

PROSES PENGUMPULAN NIRA
       Bunga (mayang) aren yang belum mekar diikat kuat (bisa juga dipres menggunkan dua batang kayu pada bagian pangkalnya sehingga proses pemekaran bunga menjadi terhambat. Sari makanan yang seharusnya digunakan untuk pemekaran bunga menumpuk menjadi cairan gula dan mayang membengkak. setelah proses pembengkakan berhenti, batang bunga dipukul dan  diris-iris untuk mengeluarkan cairan gula secara bertahap. 
    Cairan nira ini ditampung menggunakan bambu, cairan nira tidak bisa disimpan terlalu lalu ntuk menghindari terjadi peragian atau fermentasi sehingga tidak bisa diolah menjadi gula aren. Cairan nira yang sudah terfermentasi akan menjadi minuman beralkohol yang biasanya disebut tuak nira yang memabukkan.
Proses mendapatkan cairan nira

PROSES PEMBUATAN GULA AREN
        Proses pembuatan gula aren secara tradisional sangatlah mudah, yang terpenting bahan baku utama yaitu nira dari pohon kelapa atau enau tersedia cukup, wadah untuk memasak dan kayu bakar. Adapun cara membuat gula aren adalah sebagai berikut :
  1. Sadap batang atau bunga pada pohon aren untuk mendapatkan nira
  2. Hasil sadapan dimasukkan kedalam wadah (kuali) untuk dimasak beberapa jam
  3. Nira yang sudah dimasak dan sudah berbentuk karamel/setengah mengental dimasukkan kedalam cetakan
  4. Biarkan beberapa saat sampai gula aren benar-benar mengeras dan siap dipasarkan

Proses memasak gula aren

Cairan nira sudah mengental

Proses mencetak gulak aren

Gula aren siap dipasarkan

        Demikian proses pembuatan gula aren secara tradisional, semoga tulisan ini bermanfaat sebagai sumber pengatahuan dan bisa menjadi referensi untuk pengembangan proses pembuatan gula aren.

Komentar

Postingan Populer